Prabowonomisc di Era “Tariff War”

Lembaga riset GREAT Institute menilai langkah Presiden Prabowo Subianto sudah tepat dalam menghadapi perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Indonesia memilih posisi independen dengan membahas hubungan dagang secara terpisah kepada kedua negara guna menghindari dampak ketidakpastian ekonomi global. Strategi ini dianggap krusial karena kebijakan tarif sepihak Donald Trump memicu respons keras dari China, yang berpotensi menghimpit negara-negara berkembang jika tidak bersikap netral dan berdaulat.

Share
Related Articles
Media MasaOpini

Kredibilitas bank sentral di masa transisi kepemimpinan

Oleh: Prof. Perdana Wahyu Sentosa

Media MasaOpini

Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia

Oleh: Prof. Perdana Wahyu Sentosa

Media MasaOpini

BI Rate dan Keberanian Menjaga Stabilitas

Oleh: Prof. Perdana Wahyu Sentosa